https://salatiga.times.co.id/
Berita

Genangan Air Tutup Jalur Pekalongan–Sragi, Rute Kereta Api Dialihkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:43
Genangan Air Tutup Jalur Pekalongan–Sragi, Rute Kereta Api Dialihkan Foto udara rel kereta api terendam banjir di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). (ANTARA FOTO)

TIMES SALATIGA, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan rekayasa pola operasi perjalanan kereta api akibat genangan air yang menutup kedua jalur rel pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Penutupan jalur dilakukan sebagai langkah pengamanan dengan mengedepankan keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penutupan jalur masih diberlakukan hingga kondisi lintasan dinyatakan aman untuk dilalui.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Hingga kondisi lintasan benar-benar aman, KAI melakukan penutupan jalur dan penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api,” ujar Anne saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Melalui Daerah Operasi 4 Semarang, KAI menyampaikan bahwa hingga Sabtu (17/1/2026), jalur hulu dan hilir pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, masih belum dapat dilalui karena genangan air menutup kedua jalur rel.

Anne menjelaskan, petugas prasarana KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian genangan air, termasuk di area emplasemen Stasiun Pekalongan yang terdampak hingga menyebabkan sejumlah wesel berstatus trek merah.

Sebagai langkah mitigasi, KAI menyiagakan lokomotif khusus jenis BB 304 yang memiliki kemampuan teknis lebih andal untuk melintas pada kondisi lintasan dengan genangan air tertentu. Selain itu, KAI juga melakukan pengalihan rute perjalanan sejumlah kereta api.

Adapun kereta api yang berjalan memutar per pukul 05.30 WIB, antara lain KA 30F Anjasmoro dan KA 92 Jayabaya yang dialihkan melalui rute Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Gambringan. Sementara itu, KA 96 Harina dialihkan melalui rute yang sama, dan KA 197 Kamandaka dialihkan melalui Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cilacap.

Selain rekayasa perjalanan, KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan kereta api karena kondisi lintasan belum memungkinkan untuk dilalui. Kereta yang dibatalkan per pukul 05.30 WIB meliputi KA 217 Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan, KA 23 Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir, KA 216 Kaligung relasi Tegal–Semarang Poncol, serta KA 24 Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang.

“Pengaturan perjalanan, pengalihan rute, hingga pembatalan dilakukan sebagai bagian dari upaya KAI menjaga keselamatan operasional dan keandalan layanan,” tegas Anne.

Berdasarkan pemantauan terakhir hingga pukul 07.49 WIB, ketinggian genangan air di KM 88+6/7 menunjukkan tren menurun dan stabil dengan kondisi air relatif tenang serta cuaca berawan. Penanganan dan pemantauan di lapangan terus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

KAI juga memberikan layanan service recovery sesuai ketentuan kepada pelanggan yang terdampak serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami akan terus menyampaikan perkembangan penanganan dan operasional perjalanan kereta api secara berkala kepada masyarakat,” kata Anne. (*)

Pewarta : Imadudin Muhammad
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Salatiga just now

Welcome to TIMES Salatiga

TIMES Salatiga is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.